FeaturedNews

Pembuatan Atlas Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tahun 2021

Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas, Kedeputian Bidang Informasi Geospasial Tematik, Badan Informasi Geospasial, pada tahun 2021 kembali melaksanakan kegiatan Pembuatan Atlas Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada hari Selasa, 27 Juli 2021 via online.

Atlas ini bertujuan menjadi media penyajian Informasi Geospasial Tematik yang menggambarkan capaian indikator-indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, baik secara nasional maupun dalam lingkup provinsi/kabupaten/kota di Wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Produk atlas ini merupakan salah satu bentuk integrasi data geospasial dan statistik, dengan harapan informasi yang dituangkan dalam atlas ini dapat digunakan sebagai bahan dalam pengambilan kebijakan secara nasional, selain juga dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat dalam berbagai kepentingan.
Sebelumnya World Bank telah menyusun 2018 Atlas SDGs, namun hanya beberapa indikator pilihan dan basis datanya adalah riset, tidak semuanya mengacu pada meta data global. Pada 2020, World Bank menyusun kembali Atlas SDGs. Edisi 2020 mencari cara baru dan kreatif untuk memperluas pemahaman masing-masing dari 17 tujuan. Tema Kunci Tren utama: kemiskinan, menghilangkan kelaparan, memperluas akses ke pendidikan, mencapai kesetaraan gender, dan mengatasi krisis iklim. Inetractive story telling dengan visualisation, Atlas tahun ini mengeksplorasi target yang dipilih untuk setiap tujuan, dan menyoroti tren menuju pencapaian SDG. Ini juga memperkenalkan konsep yang menginformasikan pembaca tentang bagaimana beberapa SDG diukur. Jika data tersedia, bab-bab tersebut menyoroti beberapa dampak yang muncul dari pandemi COVID-19 pada indikator dan tren yang disajikan.

Berikut adalah score card pada provinsi di Indonesia, dan metrics yang sudah di capai tiap provinsi yang ada di Indonesia.