Collaborative WorkNewsPress Release

SDGs Center UNPAD Perkuat Kapasitas Valuasi Ekonomi Lingkungan Hidup melalui Bimbingan Teknis bagi Kementerian Lingkungan Hidup

Bandung, 31 Juli 2026 – Center for Sustainable Development Goals Studies (SDGs Center) Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Valuasi Ekonomi Lingkungan Hidup pada 28–31 Juli 2026 di Universitas Padjadjaran Training Center (UTC) Hotel, Bandung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyusunan Pedoman Valuasi Ekonomi Lingkungan Hidup yang diharapkan menjadi acuan nasional dalam mengidentifikasi, mengukur, dan mengintegrasikan nilai ekonomi jasa ekosistem ke dalam proses perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, serta pengambilan keputusan lingkungan hidup.

Pelatihan diikuti oleh perwakilan dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH yang memiliki tugas dan fungsi dalam pengelolaan lingkungan, penyusunan kebijakan, serta perlindungan sumber daya alam. Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai konsep dasar valuasi ekonomi lingkungan hidup, pendekatan Total Economic Value (TEV), berbagai metode valuasi ekonomi, hingga penerapan hasil valuasi dalam penyusunan kebijakan dan analisis biaya-manfaat lingkungan.

Memperkuat Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti

Direktur SDGs Center Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Zuzy Anna, M.Si., menjelaskan bahwa valuasi ekonomi lingkungan hidup memiliki peran penting dalam memperlihatkan manfaat ekonomi dari berbagai jasa ekosistem yang selama ini belum tercermin dalam mekanisme pasar. Menurutnya, pendekatan ini memungkinkan kebijakan pembangunan mempertimbangkan manfaat ekonomi lingkungan secara lebih komprehensif sehingga keputusan yang diambil menjadi lebih efisien, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Membahas Berbagai Metode Valuasi pada Beragam Ekosistem

Materi pelatihan mencakup berbagai pendekatan valuasi ekonomi yang lazim digunakan dalam praktik internasional, mulai dari Market Price Method, Production Function, Travel Cost Method, Hedonic Pricing, Contingent Valuation Method (CVM), Choice Modelling, Replacement Cost, hingga Benefit Transfer.

Selain aspek metodologi, peserta juga mendiskusikan penerapan valuasi pada berbagai ekosistem prioritas di Indonesia, meliputi hutan, mangrove, gambut, sungai, danau, terumbu karang, serta kawasan karst, termasuk berbagai jasa lingkungan yang dihasilkan oleh masing-masing ekosistem tersebut.

Pelatihan tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga dilengkapi dengan diskusi kasus, latihan penyusunan valuasi, serta pembahasan implementasi hasil valuasi dalam penyusunan kebijakan lingkungan hidup.

Mendukung Agenda Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai pusat kajian yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, SDGs Center Universitas Padjadjaran terus berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pemerintah melalui penelitian, pendampingan kebijakan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penyelenggaraan Bimbingan Teknis ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata SDGs Center UNPAD dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berbasis ilmu pengetahuan (science-based policy), sekaligus memperkuat implementasi berbagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), SDG 15 (Ekosistem Daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).