Tuesday, March 5, 2024
FeaturedNews

Kaji Transisi Energi, SDG Center UNPAD gaet dana konsorsium US$1,5 juta dari Pemerintah Denmark

Aspek-aspek non-teknis seperti ekonomi politik yang solusinya memerlukan kajian kelembagaan sering menjadi hambatan reformasi untuk mendukung transisi energi. Tantangan kelembagaan bertambah berat ketika transisi energi juga harus bersifat ‘just’ atau adil.

Perubahan iklim adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia saat ini. Ancaman eksistensial menjadi salah satu skenario yang mungkin terjadi jika tren penggunaan energi berbasis fosil terus menerus meningkat. Oleh karena itu, transisi energi dari berbasis fosil menjadi energi baru dan terbarukan menjadi sebuah keniscayaan.
Selain aspek teknis dari transisi energi, aspek lain yang tak kalah penting adalah institusi atau kelembagaan. Aspek-aspek non-teknis seperti ekonomi politik yang solusinya memerlukan kajian kelembagaan sering menjadi hambatan reformasi untuk mendukung transisi energi. Tantangan kelembagaan bertambah berat ketika transisi energi juga harus bersifat ‘just’ atau adil.
Dalam rangka mengkaji aspek institusi dari transisi energi tersebut, konsorsium riset yang terdiri dari SDGs Center Universitas Padjadjaran, Copenhagen Business School, Denmark dan LPEM FEB Universitas Indonesia berhasil memperoleh data hibah kompetitif dari Pemerintah Denmark sebesar US$1,5 juta untuk riset multi-years.
Riset ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap transisi energi di Indonesia dengan mengidentifikasi dan menganalisis kendala terkait tata kelola di sektor energi terutama ketenagalistrikan dan memahami bagaimana para stakeholder dapat lebih selaras dalam visi pengembangan sektor energi berkelanjutan. Pertanyaan riset yang akan dijawab diantaranya adalah sejauh mana tata kelola di sektor energi Indonesia yang eksisting masih menghambat transisi energi serta bagaimana faktor pendukung (enabler) dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.
Selain riset, projek ini juga akan menyediakan dana beasiswa untuk beberapa mahasiswa S3 dari seluruh dunia yang akan berpartisipasi dalam projek ini dengan menjadi mahasiswa S3 di program-program studi di lingkungan Universitas Padjadjaran dibawah bimbingan Profesor dari UNPAD dan dari Denmark.