UNDP – SDGs Center UNPAD Dukung Pencapaian SDGs di Provinsi Riau: Kickoff Meeting Studi Baseline & PFM

on
223
views

Sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Provinsi Riau telah berkomitmen menerapkan SDGs di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan UNDP Indonesia melaksanakan pencapaian SDGs di Provinsi Riau dan 4 kab/kota dampingan (Kab. Indragiri Hulu, Kab. Rokan Hulu, Kab. Kuantan Singingi, dan Kota Pekan Baru).

Salah satu bentuk dukungan teknis terhadap inisiatif ini, UNDP akan memfasilitasi Provinsi Riau dan 4 kab/kota dampingan tersebut untuk melaksanakan studi Analisis Kesiapan Provinsi Riau dalam Mencapai SDGs. Hasil studi tersebut tersebut diharapkan akan bermanfaat untuk mengarusutamakan SDGs dalam proses perencanaan pembangunan dan anggaran di Provinsi Riau dan 4 kab/kota dampingan.

Dalam mendukung implementasi tersebut, pihak UNDP bekerja sama dengan SDGs Center Universitas Padjadjaran (SDGs Center Unpad) akan melaksanakan studi Analisis Kesiapan Provinsi Riau dalam Mencapai SDGs yang diawali dengan kickoff meeting yang bertempat di Bappeda Provinsi Riau (04/04/2019).

Pada kesempatan ini, Dr. Ahmad Komarulzaman selaku Deputy Director SDGs Center UNPAD menyampaikan paparan mengenai penjelasan metodologi studi baseline indikator SDGs dan public finance management (PFM). Kemudian dilanjutkan dengan paparan mengenai kebutuhan data dan contoh keluaran untuk kedua studi tersebut. “akurasi data yang sesuai dengan metadata SDGs merupakan faktor yang sangat penting, khususnya untuk analisis baseline” ujarnya. Dr. Ahmad Komarulzaman juga menekankan pentingnya kelengkapan dan kecepatan pengiriman data yang dibutuhkan untuk analisis PFM.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang salah satunya membahas mengenai manfaat studi ini untuk penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang merupakan instrument untuk penyelarasan SDGs dalam RPJMD sehingga hasil studi ini diharapkan bisa menjadi salah satu bahan untuk penyusunan KLHS dan RPJMD.

Adapun penandatanganan berita acara komitmen pemberian data perencanaan yang akan digunakan untuk analisis PFM merupakan akhir dari rangkaian acara dari kegiatan ini. Secara umum, para peserta khususnya perwakilan daerah dampingan sangat mengapresiasi studi yang akan dilakukan ini. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya hasil studi ini diharapkan bisa menjadi salah satu bahan untuk penyusunan KLHS dan RPJMD yang mendukung pencapaian SDGs di Provinsi Riau.