Sosialisasi Hasil Studi Baseline Kabupaten Tangerang

on
134
views

Tim SDGs Center Unpad melakukan sosialisasi hasil studi baseline sebagai salah satu bahan dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs di Kabupaten Tangerang (24/01/2019). Acara yang diselenggarakan di Grand Soll Marina Hotel ini dihadiri oleh Bappeda dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang serta tim SDGs Center Unpad yang kali ini diwakili oleh Dr. Zuzy Anna, Prof. Arief Anshory Yusuf, Dr. Ahmad Komarulzaman serta Aisyah Amatul Ghina.

Pada kesempatan ini Prof. Arief Anshory Yusuf menyampaikan paparan dengan judul “Sustainable Development Goals”. Paparan diawali dengan filosopi pembangunan berkelanjutan, penjelasan SDGs secara umum yang terdiri dari sejarah, perubahan paradigm dari MDGs Ke SDGS, stakeholders yang terlibat dalam SDGs dan prinsip pelaksanaan SDGs.

Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan Dr. Zuzy Anna dengan judul “penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/ Sustainable Development Goals (SDGs)”. Paparan diawali dengan pentingnya penyusunan RAD di tingkat Kabupaten/ Kota. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai persiapan apa saja yang perlu dilakukan dalam rangka penyusunan RAD, teknik penyusunan RAD dan diakhiri dengan memberikan contoh pengisian matriks 1, 2 dan 3 sebagai lampiran RAD.

Dr. Ahmad Komarulzaman menjadi narasumber terakhir dalam kegiatan ini. Beliau menyampaikan paparan dengan judul “Sustainable Development Goals Indicators, Studi Baseline: Kabupaten Tangerang”. Paparan diawali dengan penjelasan singkat mengenai indicator, target dan tujuan SDGs di Indonesia. Kemudian dijelaskan juga mengenai hasil studi proyeksi baseline SDGs Kabupaten Tangerang. Hasil proyeksi tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang diproyeksikan mendapatkan nilai 2.63 (skala 0-4) yang artinya memiliki  tantangan yang cukup berat dalam upaya pencapaian SDGs di tahun 2030. Dengan kondisi ini Kabupaten Tangerang tidak bisa mengandalkan pola business as usual, sehingga perlu upaya dan alokasi sumber daya yang lebih besar. DIperlukan juga penentuan prioritas yang ditujukan pada indikator dengan skor SDGs yang rendah dan berdaya ungkit tinggi.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kegiatan ini merupakan ajang sosialisasi hasil studi baseline sebagai salah satu bahan dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs di Kabupaten Tangerang.