Peran Perguruan Tinggi Dalam Pencapaian SDGs yang Responsif Gender, Inklusif dan Transformatif

on
68
views

Sejak diberlakukannya SDGs di tahun 2015, Indonesia telah memiliki dasar hukum pelaksanaan yang mengatur pelaksanaan SDGs termasuk pelibatan berbagai pihak seperti masyakarat sipil, Pemerintah, Perguruan Tinggi dan lain-lain. Universitas memiliki peranan penting dalam SDGs dari mulai penyusunan agenda hingga pelaksanaannya melalui kemampuan akademiknya.

Guna memperkuat pelibatan Perguruan Tinggi di dalam pelaksanaan dan pencapaian SDGs, INFID melaksanakan lokal karya dengan menghadirkan Perguruan Tinggi di 10 daerah di Indonesia yang bertempat di Hotel Green Host Yogyakarta.  Pelibatan Perguruan Tinggi ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan dan pencapaian SDGS di 10 kabupaten/kota yang responsive gender, inklusif dan transformatif bersama dengan masyarakat sipil.

Pada kesempatan ini, Dr. Zuzy Anna selaku Executive Director SDGs Center Universitas Padjadjaran menyampaikan mengenai prinsip dan pilar penting monitoring SDGs, dengan menyampaikan perkembangan riset menyangkut monitoring SDGs yang sudah dilakukan SDGs Center Universitas Padjadjaran, diantaranya studi baseline SDGs nasional dan daerah, studi monitoring berbasis input dan juga monitoring SDGs Lokal dengan benchmark global.

Sepanjang diskusi, peserta lokal karya menyadari terdapat tiga hal penting yang perlu dihasilkan oleh Perguruan Tinggi dalam pencapaian SDGs di Indonesia melalui kegiatan ini yaitu, (1). Menghasilkan pemetaan bidang atau aspek yang perlu didukung oleh SDGs Universitas dalam mendukung pelaksanaan dan pencapaian SDGs, (2). Menghasilkan rencana kegiatan universitas di daerah dan bentuk_bentuk kerjasama dan kolaborasi dengan kelompok masyarakat sipil di 10 Kabupaten/Kota, (3). Mengidentifikasi kebutuhan dan bentuk dukungan yang diperlukan agar Perguruan Tinggi terlibat dalam mendukung pelaksanaan dan pencapaian SDGs hingga 2030.